METODE FARMAKOLOGI 3
Dari perspektif penemuan obat, TBC adalah penyakit yang sangat menantang. Setelah paparan awal, bakteri diambil oleh makrofag alveolar paru-paru. Jika replikasi bakteri tidak dikendalikan pada tahap ini, infeksi primer terbentuk dan dapat berkembang menjadi infeksi aktif, di mana replikasi bakteri tidak terkontrol, dan di mana gejala penyakit tuberkulosis berkembang (batuk, keringat malam, kehilangan nberat badan). Kompleksitas TB sebagai penyakit menyebabkan tidak ada model in vitro tunggal yang dapat diusulkan untuk memprediksi kemanjuran in vivo. Namun, program penemuan obat biasanya membutuhkan tes primer yang sederhana, dapat direproduksi, dan dengan siklus pendek. Kenyataan bahwa tidak ada satu pun model dapat memenuhi kriteria ini, menghasilkan alur kerja yang menggabungkan beberapa pengujian di setiap tahap.
Secara Lebih Lanjut, pemaparan dapat disaksikan pada link video berikut :
tuberkolosis atau tbc merupakan penyakit yang menantang, dimana dapat menular, disebabkan bakteri dan setelah penularan bakteri tersebut diambil oleh makrofag alveor paru paru . gejala dari tbc itu sendiri dimulai dari batuk kemudian keringat malam dan kehilangan berat badan. Sebagian besar penemuan dan pengembangan obat diarahkan untuk pengobatan TB paru aktif. bagaimana dengan TB laten , bukankah lebih baik mengobati tb tanpa gejala terlebih dahulu dibandingkan dengan gejala atau sama saja , benarkah dalam pengembangan obat ini berkaitan dengan ciri khas tuberkolosis , granuloma , dan intraksi antar inang dan patogennya????
BalasHapusmaksud dari penjelasan saya di atas ialah bahwasanya TB laten belum menjadi topik atau subjek utama dalam upaya penelitian obat baru untuk pengobatan TB, hal ini dikarenakan TB laten ini bukan merupakan penyakit aktif yang dapat di induksi bakteri nya dan dilihat gejala yang ditimbulkan dari penyakit itu sendiri. Selanjutnya pengembangan obat TB sendiri memang didasarkan pada ciri spesifik bakteri itu sendiri mulai dari granuloma nya, interaksi antar inang serta bentuk dan sifat patogen itu sendiri, sehingga nantinya dalam pengujian in vitro bisa ditentukan apa senyawa yang tepat digunakan untuk merusak bakteri atau patogen TB
Hapusseperti yang sedang kita bahas bahwa granuloma merupakan salah satu ciri dari pengembangan obat , lalu bagaimana dengan kadar ph rendah pada granuloma ??
Hapuskadar pH rendah pada granuloma bisa mengakibatkan ketidak mampuan replikasi pada organisme. Organisme yang tidak bereplikasi dapat dihasilkan oleh berbagai kondisi, termasuk pH rendah, oksigen rendah, dan kelaparan nutrisi, serta sebagai kombinasi dari
Hapuskondisi ini dan strain khusus.