Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2023

METODE FARMAKOLOGI 7

Gambar
 Prediksi komputasi yang akurat dan kuat dari kekuatan relatif interaksi protein/ligan adalah inti dari desain obat virtual. Sebuah strategi komputasi yang mampu mengevaluasi afinitas pengikatan protein/ligan dengan andal dan cepat pada berbagai target protein dan senyawa obat, sayangnya, masih sulit dipahami. Masalah ini berasal dari fakta bahwa energi bebas pengikatan untuk sistem molekul besar harus dihitung dengan akurasi yang sangat tinggi. Kontribusi entalpi sekarang dapat ditutupi, bahkan pada tingkat mekanika kuantum, tetapi estimasi efek entropik masih rumit pada semua tingkat teori.

ISOLASI SENYAWA BIOAKTIF 7

Gambar
CEP diidentifikasi sebagai obat paling efektif melawan SARS-CoV-2 terkait pangolin coronavirus xCoV, sebuah coronavirus baru yang diisolasi dari trenggiling yang 92,5% homolog dengan protein lonjakan (S) SARS-CoV-2, dalam skrining obat besar dari 2.406 obat yang disetujui secara klinis. Dari sudut pandang kimia, CEP diklasifikasikan sebagai alkaloid biscoclaurine, yang termasuk anggota keluarga besar alkaloid siklik bisbenzylisoquinoline yang secara struktural dekat [9,24]. Perlu dicatat bahwa ada beberapa upaya yang gagal untuk mensintesis CEP dengan biaya yang efektif [9]. Oleh karena itu, pemisahan dan pemurnian alkaloid merupakan kunci pengembangan obat CEP. Teknologi pemisahan dan pemurnian tradisional didasarkan pada fakta ini, yaitu monomer alkaloid yang berbeda memiliki polaritas dan kelarutan yang berbeda dalam beberapa pelarut, untuk memisahkan alkaloid, atau memisahkan alkaloid dari campuran dengan distilasi sesuai dengan kelarutan alkaloid atau garam alkaloid yang berbe...

KIMIA MEDISINAL 7

Gambar
 Sebagian besar obat yang termasuk golongan farmakologis sama, pada umumnya mempunyai gambaran struktur tertentu. Gambaran struktur ini disebabkan oleh orientasi gugus-gugus fungsional dalam ruang dan pola yang sama. Dari gambaran sterik diketahui beberapa jenis struktur isomerik, antara lain isomer geometrik, isomer konformasi, diastereoisomer dan isomer optik. Bentuk- bentuk isomer tersebut dapat memengaruhi aktivitas biologis obat.  Ketika dua enansiomer berinteraksi dengan reseptor yang berbeda, menyebabkan efek yang berbeda, hal ini telah dikenal selama bertahun- tahun di antara opiat, yang (-)- enansiomernya adalah analgesik narkotik yang poten sedangkan (+)- antipodanya adalah antitusif yang kurang kuat (tetapi masih sangat berguna). 

METODE FARMAKOLOGI 5

Gambar
         Dalam upaya menangani penyebaran covid nineteen ini Tentunya seluruh negara mulai melakukan riset mengenai bagaimana menemukan suatu obat dengan efek terapi yang tepat dalam membasmi penyakit yang menyebar keseluruh dunia ini. Ligan Based Virtual Screening merupakan teknik Komputasi yang digunakan untuk proses pencarian kandidat obat  dari database yang paling mirip dengan ligan serta senyawa mana yang strukturnya paling dapat berikatan dengan target obat. skrining virtual berbasis ligan menggunakan hidroksiklorokuin sebagai obat rujukan, dengan tujuan mengubah posisi obat yang disetujui untuk mengobati infeksi SARS- CoV-2. Hasil validasi kami mengidentifikasi zuclopenthixol dan nebivolol sebagai pilihan terapi yang berpotensi baru dan layak untuk pengobatan inkubasi dan infeksi COVID-19 tahap awal.

ISOLASI SENYAWA BIOAKTIF 5

Gambar
Proses purifikasi adalah metode untuk mendapatkan komponen bahan alam murni bebas dari komponen kimia lain yang tidak dibutuhkan. Penggunaan ekstrak terpurifikasi adalah alternatif untuk meminimalkan massa suatu ekstrak dalam tujuan praktis pembuatan sediaan secara farmasetis karena beberapa komponen yang terkandung dapat direduksi dengan proses tersebut. Purifikasi Ekstrak Kental Daun mangga arumanis dapat dilakukan dengan pelarut etilasetat untuk menarik zat ballast berupa klorofil dan resin. Lapisan etilasetat yang telah dipisahkan kemudian dikentalkan dengan rotary evaporator pada suhu 50°C. Fraksi etilasetat inilah yang merupakan ekstrak terpurifikasi daun mangga arumanis.

KIMIA MEDISINAL 5

Gambar
Farmakodinamika obat berhubungan dengan bagaimana obat akan memberikan pengaruh kepada tubuh.  Konsentrasi obat menghasilkan efek obat. Farmakokinetik adalah penyebabnya dan farmakodinamik adalah konsekuensinya. Respons obat dapat menyebabkan efek fisiologis primer atau sekunder atau kedua-duanya. Efek primer adalah efek yang diinginkan, dan efek sekunder bisa diinginkan atau tidak diinginkan Semua effek-effek FARMAKOLOGI dari obat-obatan adalah reversible, sedangkan beberapa effek-effek TOKSIK adalah reversible dan lainnya adalah in- eversible. Mekanisme Farmakodinamik terjadi dalam 2 bagian. Efek reversibel, yang biasanya diperantarai reseptor dan dapat dijenuhkan, dan efek ireversibel, yang langsung dan sebanding dengan peningkatan konsentrasi.

ISOLASI SENYAWA BIOAKTIF 3

Gambar
Prosen penggilingan yang tidak halus bisa membuat ukuran partikel simplisia menjad terlalu kasar.  Rendemen ekstrak cenderung bertambah dengan semakin kecilnya ukuran partikel bahan yang diekstrak. Semakin kecil ukuran partikel serbuk simplisia, maka semakin besar terjadinya kontak antara bahan dengan pelarut sehingga semakin banyak zat aktif yang terekstrak, sehingga rendemen ekstrak yang diperoleh lebih banyak. Tetapi jika ukuran partikel serbuk terlalu kasar, maka pelarut sulit menembus dinding sel bahan sehingga bahan aktif yang terekstrak jumlahnya sedikit.

KIMIA MEDISINAL 3

Gambar
Pada metabolisme obat, gambaran secara tepat sistem enzim yang bertanggungjawab terhadap proses oksidasi dan reduksi masih belum diketahui secara jelas. secara umum diketahui bahwa sebagian besar reaksi metabolik akan melibatkan proses oksidasi. proses ini membutuhkan enzim sebagai kofaktor, yaitu bentuk tereduksi dari nikotinamid-adenin-dinukleotida fosfat (NADPH) & nikotnamid-adenin-dinukleotida (NADH). Sistem oksidasi ini sangat kompleks, tidak hanya melibatkan NADPH saja, tetapi juga reduktase, sitokrom B5 & feri heme- flavoprotein NADPH-sitokrom C protein (feri sitokrom P-450). Substrat (RH) bkombinasi dengan O2. Reaksi oksidasi substrat ini berlangsung karena metabolit teroksidasi (ROH) & air serta bantuan sitokrom P-450.