KIMIA MEDISINAL 10
Disposisi obat menjadi perhatian utama farmakolog, ahli toksikologi, dan dokter. Dalam banyak kasus, variasi dalam penyerapan, distribusi, metabolisme, dan ekskresi serangkaian congener diatur oleh struktur molekul dan sifat fisikokimia dari molekul obat. Ketika hasil yang dapat direproduksi dari penyebaran yang cukup tersedia, data ini dapat dianalisis secara kuantitatif. Untuk mencapai tingkat toksisitas selektif yang tinggi dalam merancang agen terapeutik yang lebih baik dan lebih aman, efek multifaset dari modifikasi molekuler pada disposisi obat harus diselidiki secara menyeluruh.
Seperti yang kita tahu bahwa kelarutan menjadi salah satu faktor dalam suatu obat dimana ketika kelarutan obat rendah maka akan bedampak pada bioavaibilitas obat tersebut dan efek teraupetik obat yang dihasilkan. Dimana tadi Dikatakan bahwa natrium oktisulfat menurunkan pengangkutan amonium kuarterner yang disebebakan oleh adanya interaksi hidrofobik yang berlebihan, lalu bagiamana jika natrium oktisulfat oktisulfat ini berinteraksi dengan suatu senyawa yang hidrofilik? Bagaimaana dengan kelarutan obat tersebut? Apakah membuat obat memiliki teraupetik yang rendah atau sebalikny
BalasHapusDisposisi obat meruapaka istilah untuk menggambarkan proses proses yang telah terjadi setalah proses absorbsi obat yang telah dikatakan bahwa disposisi obat ini bergantung juga oleh sifat fisiko kimia, jadi bagaimana gambaran ketika suatu obat memiliki nilai koefisen partisi yang rendah?
BalasHapus